Awal tahun 2005 ditandai dengan semakin terbukanya ekonomi negara-negara di dunia dan semakin lancar dan efisiennya fasilitas transportasi dan informasi yang memperlancar hubungan antar negara mempercepat terwujudnya globalisasi, walaupun diawali dengan bencana gelombang tsunami di beberapa wilayah Asia dan Afrika yang merusakkan infratruktur di beberapa bagian negara yang mengalami bencana. Untuk mempercepat ali ran barang dan jasa antar negara tersebut berbagai perundiogan dan kesepakatan perdagangan menuju perdagangan bebas antara negara-negara di beberapa kawasan sudah dilakukan.

 

sumber: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/43794

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, sebagian besar wilayah Indonesia merupakan perairan. Namun dari segi perekonomian, Indonesia lebih banyak disumbang oleh sektor pertanian dari pada sektor kelautan dan perikanan. Tanah Indonesia yang subur dan beragam menjadikan tanah Indonesia dapat ditanami berbagai jenis tanaman. Perbedaan geografi daerah – daerah memunculkan hasil bumi daerah yang berbeda pula. Mulai dari tanaman pokok seperti padi dan jagungdi dataran rendah , buah – buahan, tanaman kayu seperti kayu jati dan cendana, hingga tanaman komoditi ekspor seperti coklat, tembakau, kopi, karet, dan teh di dataran tinggi.

Hasil pertanian Indonesia yang melimpah menjadikan Indonesia salah satu negara pengekspor hasil pertanian terbesar di dunia. Bahkan beberapa komoditi ekspor Indonesia merupakan hasil bumi yang terbaik di dunia, seperti teh, tembakau, dan kopi dari Papua yang merupakan salah satu koleksi coffe shop kenamaan dunia, Starbucks. Pengolahan dan perawatan yang alami dan tanpa pestisida adalah salah satu kunci mengapa hasil bumi Indonesia sangat diminati pasaran internasional.

Keaneka ragaman pertanian Indonesia tidak hanya terletak pada produknya, namun juga keragaman cara pengolahan lahannya, seperti adanya sistem sawah subak di Bali yang membuat sawah menjadi bertingkat untuk memudahkan irigasi, serta sistem tumpang sari.

Namun,eksplorasi aneka hasil bumi tersebut tidak diimbangi dengan upaya pengelolaan dan pelestarian lahan yang memadai. Pembukaan hutan untuk dijadikan lahan pertanian tidak dibarengi dengan penanaman bibit hutan baru di tempat lain, sehingga hutan – hutan Indonesia menyusut secara drastis. Maraknya ilegal logging juga patut mendapat perhatian kita. Sebagai bangsa Indonesia, kita harus menjaga kelestarian alam Indonesia dengan cara melakukan eksplorasi sebijak mungkin dan diimbangi dengan pelestarian alam.

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!